Daerah

Pasca Dugaan Kecurangan Disorot, Mesin Dispenser SPBU Ipuh Mendadak Rusak, Warga Minta Pemeriksaan Menyeluruh

CABENEWS MUKOMUKO – Beberapa saat setelah pemberitaan mengenai dugaan kecurangan takaran bahan bakar di SPBU Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko, mencuat di media, mesin dispenser di SPBU tersebut dikabarkan mengalami kerusakan mendadak.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kerusakan tersebut terjadi tidak lama setelah berita dugaan pengurangan takaran BBM diterbitkan. Akibatnya, aktivitas pengisian bahan bakar pada dispenser pengisian BBM jenis Pertalite dan Pertamax sempat terganggu seharian.

Peristiwa tersebut memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat. Sejumlah warga berharap kerusakan mesin tersebut tidak menghambat proses pemeriksaan apabila nantinya dilakukan oleh instansi yang berwenang.

Informasi kerusakan mendadak mesin dispenser SPBU Ipuh ini dibenarkan dari keterangan salah seorang penggiat media sosial yang mengaku sempat mengalami langsung kondisi di lokasi.
Melalui kolom komentar pada portal berita Cabenews.com, akun Facebook @Senja Printing Ipuh menyampaikan bahwa dispenser BBM jenis Pertamax dan Pertalite di SPBU tersebut sempat mengalami gangguan.

“Waktu berita ini keluar kemarin, dispenser Pertamax dan Pertalite tiba-tiba rusak. Seharian tidak bisa mengisi BBM, barulah ke esokan harinya mesin normal kembali. Waktu saya ngisi BBM takarannya sudah pas sepertinya,” tulis akun tersebut.

Pernyataan tersebut menjadi perhatian masyarakat yang mengikuti perkembangan pemberitaan mengenai dugaan pengurangan takaran BBM di SPBU tersebut. Namun demikian, Cabenews.com belum dapat memverifikasi secara independen penyebab gangguan dispenser maupun memastikan apakah terdapat kaitan antara kerusakan tersebut dengan pemberitaan yang telah terbit sebelumnya.

Sebelumnya, Cabenews.com menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan adanya pengurangan takaran BBM jenis Pertalite dan Solar di SPBU Kecamatan Ipuh. Laporan tersebut kemudian menjadi perhatian publik dan masyarakat meminta agar instansi terkait segera melakukan pengecekan terhadap keakuratan dispenser BBM.

Masyarakat berharap pihak berwenang, baik dari instansi metrologi legal, Pertamina maupun aparat penegak hukum, dapat melakukan pemeriksaan secara independen sehingga memberikan kepastian kepada masyarakat. Pengawasan terhadap takaran BBM merupakan bagian penting dalam perlindungan konsumen dan memang menjadi salah satu fokus pengawasan pemerintah.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU mengenai penyebab kerusakan dispenser tersebut maupun tanggapan atas laporan dugaan pengurangan takaran BBM yang sebelumnya diberitakan oleh Cabenews.com. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan akan memuat klarifikasi dari pihak SPBU secara proporsional sesuai ketentuan Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.(iie)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *