Atasi Kemacetan Pemdes Medan Jaya kelola Lahan Parkir
IPUH- Fenomena menjamurnya pasar kaget yang menjajakan takjil saat bulan Ramadhan kerap memicu kemacetan parah di sejumlah ruas jalan protokol maupun alternatif.
Dalam bentuk antisipasi semrawutnya lalu lintas dan potensi pungutan liar (pungli) parkir, Pemerintah Desa memilih untuk mengelola lahan parkir di sekitar lokasi pasar kaget.
Sebagai Kepala Desa Medan Jaya Afrizal menyadari bahwa euforia masyarakat dalam berburu kuliner buka puasa seringkali mengabaikan ketertiban umum.
Kepadatan kendaraan di sekitar bahu jalan akibat parkir sembarangan menjadi pekerjaan yang harus di atasi, terutama di momen Ramadhan ini.
“Di momen Ramadan dan ditambah dengan adanya pasar kaget menjadi tanggung jawab bagi kami agar penataan parkir tidak semrawut dan mengakibatkan kemacetan,” jelasnya.
Afrizal menambahkan Langkah strategis yang diambil adalah memperkuat koordinasi dengan pihak kecamatan .
” Hal ini krusial karena izin operasional dan penentuan titik lokasi pasar takjil berada di bawah wewenang instansi tersebut” tambahnya
Afrizal menyoroti pentingnya kejelasan status juru parkir (jukir) yang bertugas. Ia tidak ingin momentum Ramadan dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk memeras warga dengan tarif parkir di luar ketentuan.
“Penentuan lokasi pasar kaget harus jelas sejak awal, termasuk pengaturan parkirnya. Juru parkirnya siapa, pengawasannya bagaimana, dan yang paling penting tarif parkir harus sesuai ketentuan” pungkasnya.
Hal ini juga guna memastikan tidak ada lagi pungutan parkir di luar ketentuan. Ini akan menjadi perhatian utama dalam penataan pasar kaget Ramadan tahun ini,” tutupnya. (iie)
